Pengertian dan Jenis Array Serta Implementasinya

Array adalah sekumpulan variabel yang memiliki tipe data yang sama dan dinyatakan dengan nama yang sama. Array merupakan konsep yang penting dalam pemrograman, karna array memungkinkan untuk menyimpan data maupun referensi objek dalam jumlah banyak dan terindeks. Array menggunakan indeks integer untuk menentukan urutan elemen-elemennya, dimana elemen pertamanya dimulai dari indeks 0,elemen kedua memiliki indeks 1, dan seterusnya.

Macam Macam Array


array_combine — Membuat array baru dengan menggunakan array sebagai key dan array lainnya sebagai nilai.
array_diff_key — Mengurangi array dengan array lainnya dengan menggunakan key sebagai pembanding
array_diff — Menghitung beda dari suatu array dengan menggunakan nilainya sebagai pembanding
array_merge — Menyatukan array-array
array_pop — Mendelete elemen terakhir suatu array
array_push — Menambah satu atau lebih elemen baru di akhir array
array_rand — Mengambil satu atau lebih secara random nilai suatu array
array_reverse — Menghasilkan array dengan susuan elemen terbalik
array_search — Mencari nilai pada nilai elemen-elemen array, jika sukses hasilnya berupa key
array_shift — Mendelete elemen awal suatu array
array_unique — Menghapus elemen array yang nilainya sama
array_unshift — Menambah satu atau lebih elemen array di awal
array — Membuat array
count — Menghitung jumlah elemen suatu array
each — Menghasilkan key dan nilai elemen saat ini dari suatu array
in_array — Cek apakah suatu nilai ada atau tidak di elemen-elemen suatu array
rsort — Menyusun array terbalik
shuffle — Mengacak array
sort — Menyusun array

 

 

Bagaimana cara membuat dan menampilkan array?

 

Ada berbagai macam cara membuat dan menampilkan array

Contoh 1. 

<?php
//membuat variabel 
$buah bertipe array, index/key tidak ditentukan
$buah = array("Mangga","Apel","jeruk","Nenas");

echo $buah[0]; //Hasilnya Mangga
echo "
“;
echo $buah[3]; //Nenas

?>

 

Contoh #2

<?php
//membuat variabel 
$buah bertipe array, index/key tidak ditentukan
$buah[] = "Mangga";
$buah[] = "Jeruk";
$buah[] = "Durian";
$buah[] = "Nenas";

echo $buah[1]; //Hasilnya jeruk
echo "

“;
for($i=0;$i<count($buah);$i++){
echo "buah #$i: ".$buah[$i]."
“;
}
?>

 

 

 

Penerapan Array

#Multiple Array

<?php
$mobil['toyota'][0] = "Land Cruisher";
$mobil['toyota'][1] = "Fortuner";
$mobil['toyota'][2] = "Rush";
$mobil['daihatsu'][0] = "Xenia";
$mobil['daihatsu'][1] = "Terios";

for($i=0;$i<count($mobil['toyota']);$i++){
echo $mobil['toyota'][$i];
echo "
“;
}
?>

 

 

#array_combine

Fungsi: Membuat array baru dengan menggunakan array sebagai key dan array lainnya sebagai nilai.

Sintaks:

array_combine ( array $keys , array $values )

Contoh:

Hasilnya:

Array
(
[green] => avocado
[red] => apple
[yellow] => banana
)

 

#array_diff_key

Fungsi: Mengurangi array dengan array lainnya dengan menggunakan key sebagai pembanding

Sintaks:

array_diff_key ( array $array1 , array $array2 [, array $… ] )

Contoh :

‘merah’, 1=>’hijau’, 5=>’kuning’);
$array2 = array(3=>’orange’, 4=>’pink’);

$array3 = array_diff_key($array1, $array2);

print_r($array3);
?>

Hasilnya:

Array
(
[1] => merah
[5] => kuning
)

 

#array_diff

Fungsi: Menghitung beda dari suatu array dengan menggunakan nilainya sebagai pembanding

 

Sintaks:

array_diff ( array $array1 , array $array2 [, array $ … ] )

Contoh:

Hasilnya:

Array
(
[1] => hijau
[2] => kuning

 

#array_merge

Fungsi: Menyatukan array-array

Sintaks:

array_merge ( array $array1 [, array $array2 [, array $… ]] )

Contoh:

Hasilnya:

Array
(
[0] => merah
[1] => hijau
[2] => kuning
[3] => orange
[4] => merah
[5] => pink
)

 

#array_pop

Fungsi: Mendelete elemen terakhir suatu array

Sintaks:

array_pop ( array &$array )

Contoh:

Hasilnya:

Array
(
[0] => orange
[1] => banana
[2] => apple
)

 

#array_push

Fungsi: Menambah satu atau lebih elemen baru di akhir array

Sintaks:

array_push ( array &$array , mixed $var [, mixed $… ] )

Contoh:

Hasilnya:

Array
(
[0] => orange
[1] => banana
[2] => apple
[3] => raspberry
)

 

#array_rand

Fungsi: Mengambil satu atau lebih secara random nilai suatu array

Sintaks:

array_rand ( array $input [, int $num_req= 1 ] )

Parameter:

$input, array yang akan diambil elemennya secara random

$num_req, adalah jumlah elemen yang akan diambil

Contoh:

<?php
$input = array("Neo", "Morpheus", "Trinity", "Cypher", "Tank");
$rand_keys = array_rand($input, 2);
echo $input[$rand_keys[0]] . "
“;
echo $input[$rand_keys[1]] . “
“;
?>

 

#array_reverse

Fungsi: Menghasilkan array dengan susuan elemen terbalik

Sintaks:

array_reverse ( array $array [, bool $preserve_keys= false ] )

Contoh:

Hasilnya:

Array
(
[0] => empat
[1] => tiga
[2] => dua
[3] => satu
)

 

#array_search

Fungsi: Mencari nilai pada nilai elemen-elemen array, jika sukses hasilnya berupa key

Sintaks:

array_search ( mixed $needle , array $haystack [, bool $strict ] )

Parameter:

$needle, adalah nilai yang akan dicari

$haystack, adalah array yang nilai elemennya akan dicari

Contoh:

‘blue’, 1 => ‘red’, 2 => ‘green’, 3 => ‘red’);

$key = array_search(‘green’, $array);
echo $key.”
“; // $key = 2;
$key = array_search(‘red’, $array);
echo $key; // $key = 1;
?>

 

#array_shift

Fungsi: Mendelete elemen awal suatu array

Sintaks:

array_shift ( array &$array )

Contoh:

Hasilnya:

Array
(
[0] => banana
[1] => apple
[2] => raspberry
)

 

#array_unique

Fungsi: Menghapus elemen array yang nilainya sama

Sintaks:

array_unique ( array $array)

Contoh:

Hasilnya:

Array
(
[0] => orange
[1] => merah
[2] => hijau
)

 

 

#array_unshift

Fungsi: Menambah satu atau lebih elemen array di awal

Sintaks:

array_unshift ( array &$array , mixed $var [, mixed $… ] )

Contoh:

Hasilnya:

Array
(
[0] => apple
[1] => raspberry
[2] => orange
[3] => banana
)

 

Semoga Bermanfaat

 

image

Mazadie

Assalamualikum .. Saya adalah Seorang Web Developer Asal Riau.

Komentar